|| Selamat Datang Di Web Blog Akromulfata, Web Blog Terupdate dalam Informasi || "Demi Ridlo Illahi aku beribadah, bekerja dan kuliah. Demi Restu Ayah Ibu ku persembahkan apa yang aku miliki, Dan Demi Bangsa Negeriku Indonsia Tercinta ku siap mengabdi hingga napas ku berhenti"   

Web Blog Akromulfata

Mau Kapan Kalau Tidak Sekarang

 
PRAKATA
Assalammualaikum WR. WB.

Pengunjung yang budiman...
Saya sampaikan Selamat Datang Di Web Blog yang menampung segala ide dan aspirasi saya... Selain itu, juga sebagai media, Web Blogger ini diharapkan dapat menjadi serambi buat pengembangan kreatifitas saya, mencurahkan isi hati serta memuat hal-hal yang sulit diungkapkan.
Dari itu, kita dapat sharing informasi dan komunikasi yang tak terbentangi dengan jarak dan waktu. Semoga Anda dapat memetik dari apa yang terpampang di web blog ini...
Saya samapaikan mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Wassalamulaikum Wr. Wb
WAKTU KUNJUNG
.
MUSIK KU

Free Indo Flash Mp3 Player at musik-live.net
KALENDER KU

Free Blog Content

.
BUKU TAMU

Free chat widget @ ShoutMix
.
PENGUNJUNG
.
CARA SETTING YAHOO! MULTI LOGIN DI WIDOWS
Khamis, 8 Januari 2009

Apakah Anda hoby chatting?
Banyak tersedia aplikasi untuk ngobrol irit baik lewat handphone maupun lewat komputer. Salah satunya adalah menggunakan layanan dari Yahoo! Apakah Anda memiliki user ID Yahoo! lebih dari 1? Seperti layaknya di mig33, kita dapat chatting dengan menggunakan nick lebih dari 1 hanya di sebuah ponsel. Begitu juga di komputer, bila kita memiliki ID Yahoo! Messenger lebih dari satu dan kita ingin menggunakan semua ID kita secara bersamaan hanya pada sebuah komputer/laptop, jadi simak sampai habis postingan ini ya… :)

Hal pertama, tentu di komputer Anda sudah dipasang Yahoo! Messengers. Selanjutnya Anda akan mengatur registry agar jendela Yahoo! dapat tampil lebih dari satu. Biar praktis langsung saja download ym8multi setelah itu ekstrak, selanjutnya tinggal diklik dua kali agar kita bisa menggunakan Yahoo! Multi ID, settingan ini cukup sekali kita lakukan. Dan bila Anda ingin menguninstall Yahoo! Multi ID Anda download ym8multi_uninst setelah diekstrak, lakukan double click, maka Anda hanya bisa chatting dengan satu ID saja.

Kalau Anda ingin mengatur sendiri registry Windows Anda, maka settingannya adalah:
Buka Registry Editor dari Menu Start, pilih Run, ketikkan: regedit, selanjutnya buka HKEY_CuRRENT_User\Software\yahoo\pager\Test selanjutnya klik kanan pada jendela kolom di sebelah kanan pilih New, DWORD Value kemudian beri nama Plural, kemudian double click atau klik kanan pada DWORD Plural yang telah dibuat, selanjutnya akan tampil jendela dan isikan value data dengan: 1. begitu juga bila Anda tidak ingin multi yahoo! maka ganti 1 dengan 0 atau hapus saja DWORD Plural tadi.

Selamat mencoba!
posted by akromulfata @ 12:30 PG   1 comments
Memperpanjang Kabel USB ( Universal Serial Bus )
Khamis, 25 Disember 2008
Oke Kali ini mencoba untuk memperpanjang kabel USB, seperti yang anda ketahui kabel USB biasa hanya dapat digunakan sejauh ±2meter saja, emang sih ada dakel USB yang bisa diapakai atau digunakan sampai ±20meter tapi harganya cupkup mahal, harganya kira-kira $19/5meter dan itu tidak mudah untuk didapat, kabel tersebut dinamakan kabel repeter USB.

Oleh karena itu kali ini saya mencoba untuk membuat kabel repeter USB atau nama lainnya exterder USB dengan biaya yang bisa dikatakan murah.

Ingat kabel exterder USB yang biasa berbeda dengan repeater USB, kabel repeter USB di ujungna terdapat repeter yang berfungsi sebagai penambah tengangan, sedangkan kabel Exterder USB hanya kabel USB yang biasa yang berukuran lebih panjang dari yang biasa, biasanya di jual per-5meter. Oke kalau begitu mari kita langsung saja mebuatnya.

Dan ini adalah detail membuat kabel extender USB ini saya kutip dari beberapa web. Ada beberapa resep yang akan menyebabkan USB Extender ini berhasil, antara lain,
1. set USB pada motherboard PC agar menjadi USB 1.1, jangan USB 2.0. USB 1.1 mempunya kecepatan maksimum 10Mbps jadi lebih reliable untuk di tarik jarak jauh di bandingkan dengan USB 2.0.
2. Gunakan kabel Ethernet / UTP yang baik, terutama merek Belden yang asli. Jangan pakai kabel UTP yang murah, karena merk dan kualitas sangat berpengaruh.
3. Coba dulu dengan jarak pendek, misalnya 5 meter. Semakin panjang jarak, semakin tinggi tingkat kegagalan.


Langkah 1 – Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat USB extender, yaitu, (1) kabel USB bawaan Wifi, (2) kabel UTP, (3) pipa pvc kecil, (4) rubber tape isolasi, dan (5) thermofit /kondom kabel. Jika sulit utk memperoleh thermofit, dapat di akali menggunakan solder dan selotape kabel.

Langkah 2 - kabel LAN untuk memperpanjang kabel USB
Langkah 3 - Kelupas kabel LAN / UTP di kedua ujungnya.
Langkah 4 – Potong kabel USB bawaan Wifi dan kelupas ke dua ujungnya agar terlihat kabel di dalamnya.
Langkah 5 – Perhatikan warna kabel USB, biasanya, ada warna merah, hitam, dan putih, hijau. Merah dan hitam biasanya untuk tegangan daya 5V. Hijau putih biasanya merupakan kabel data USB,
Langkah 6 – Potong pipa pvc kecil. Masukan pipa pvc kecil ke masing-masing ujung kabel UTP. Satukan kabel-kabel UTP berdasarkan warna seperti tampak pada gambar. Untuk memudahkan, detail penyatuan kabel di tulis pada tabel di bawah.
Langkah 7 - Lebih dekat dengan pipa PVC yang di masukan ke kabel UTP.

Perhatikan baik-baik warna kabel yang di satukan menjadi satu, sehingga kita mempunyai "empat" kabel dari delapan kabel UTP, kabel yang dijadikan satu adalah,
1. putih oranye – oranye (2 kabel)
2. putih hijau (1 kabel)
3. hijau (1 kabel)
4. putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel)

Langkah 8 – Siapkan kabel UTP untuk di sambungkan ke kabel USB. Masukan thermofit / kondom kabel ke kabel USB. Perhatikan baik-baik warna kabel UTP yang di siapkan untuk di sambung ke kable USB. Agar jelas, ada baiknya di tulis pada tabel di bawah ini.


UTP USB
putih oranye – oranye (2 kabel) merah
putih hijau (1 kabel) putih
hijau (1 kabel) hijau
putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel) hitam

Langkah 9 – Pastikan semua kabel telah tersambung dengan baik menggunakan thermofit / kondom kabel.
Langkah 10 – detail kabel yang telah di lapisi oleh thermofit tampak pada gambar.
Langkah 12 – setelah yakin bahwa sambungan kabel menggunakan thermofit berhasil di lakukan dengan baik. Tutup semuanya menggunakan pipa pvc kecil. Selotape dengan baik semua ujung pipa pvc kecil agar kuat tertutup dan menempel ke kabel USB / UTP. Selesai sudah pembuatan USB extender agar kabel USB dapat cukup panjang mencapai atap.


Kontruksi kable extender USB ini tanpa di tambah (repeter) dapat mencapai jarak ±10meter dengan baik

Langkah 13 – jika kita menginginkan kabel USB extender yang jauh, tampaknya ada baiknya menggunakan kabel USB repeater sepanjang 5 meter sebelum di injeksikan ke kabel USB extender yang panjangnya bisa mencapai 20 meter.


Menurut beberapa pecobaan saya, teknik untuk mencapai jarak sedemikian panjang tidaklah mudah. Dari beberapa percobaan saya membuat jarak >10meter kabel yang berhasil 75% : 25% yang dapat dipakai dengan baik.

Mungkin pada posting selanjutnya saya akan mencoba untuk memaksimalkan panjang dari kabel ini dengan cara membuat beberapa panambahan seperti repeter.

Untuk lebih jelasnya lihat di : http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknik_USB_extender
posted by akromulfata @ 11:40 PG   0 comments
KABEL UTP ( Unshielded Twisted Pair )
Khamis, 3 Julai 2008
UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.

Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar.

Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?

OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.

Kita bahas dulu yang tipe straight
Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.

Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.

Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straight, yang kanan yang cross

Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.

Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):

urutan pin standar

Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):

urutan pin TIDAK standar

Tipe Cross
Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.

Masih bingung? Begini cara mudahnya:



Ujung pertama:
oranye muda
oranye tua
hijau muda
biru muda
biru tua
hijau tua
coklat muda
coklat tua

Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:



hijau muda
hijau tua
orange muda
biru muda
biru tua
orange tua
coklat muda
coklat tua

Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.

OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya.
posted by akromulfata @ 5:18 PTG   0 comments
POE ( POWER OVER ETHERNET )
Khamis, 5 Jun 2008
Sebuah Wireless Access Point yang dipasang pada tiang antena yang terpancang setinggi 20 meter misalnya tentu memerlukan kabel yang panjang baik kabel data (UTP) untuk koneksi ke switch di bawah dan juga kabel power untuk mencatu Wireless Access Point tsb. Memasang kabel power sepanjang 20 meter lebih untuk mencatu switch bukanlah cara yang tepat untuk mencatu Wireless Access Point di atas sono. Lalu bagaimana? Yah saat ini sih udah ngga bingung lagi. Pake aja PoE.


Power over Ethernet (PoE) teknologi adalah sistem yang memanfaatkan kabel UTP twisted pair untuk mentransmisikan daya (power) melalui pair yang tidak terpakai. Seperti kita ketahui Kabel UTP Cat-5 misalnya hanya menggunakan 2 pair (4 urat) saja untuk Tx (+ dan -) dan Rx (+ dan -). Sementara dalam 1 kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdapat 4 pair (8 urat) yang disediakan. Nah dua pair inilah yang bisa kita manfaatkan untuk mentransmisi power.

Teknologi PoE seperti ini telah banyak di dukung oleh perangkat-perangkat jaringan saat ini, seperti Switch dan Wireless Access Point. Sehingga tidak diperlukan lagi Catu daya terpisah. Cukup sebuah kabel UTP saja yang terpasang antara switch dan access point. Produsen seperti D-Link, Linksys, NetGear, Cisco, dll juga mempunyai produk-produk switch ataupun access point yang terdapat fasilitas PoE.

PoE yang tidak terintegrasi dengan perangkat switch atau Wireless Access Point (WAP) juga ada. PoE semacam ini terdiri dari sebuah jack Power ke PLN dan 2 buah port Rj-45 Untuk disambungkan ke2 buah perangkat, misal yang satu ke switch dan satunya lagi ke Wireless AP. PoE seperti ini berguna jika salah satu perangkat tidak mendukung PoE, misal kita punya Wireless Access Point yang medukung PoE tapi switch yang kita pake tidak terdapat fasilitas PoE.

Cara membuat POE adalah sbb:
1. Siapkan kabel UTP yang akan kita modif plus connector Rj-45.
2. Kabel warna Hijau+PutihHijau(Rx) dan Orange+PutihOrange(Tx) dipasang seperti biasa.
3. Kabel Coklat+ PutihCoklat kita siapkan untuk PoNuKaYu. PutihCoklat untuk positif dan Coklat untuk Negatif, atau bisa dibalik jg ga masalah.



4. Siapkan kabel konektor power untuk Access Point, di toko listrik banyak yang jual, kabel ini biasanya digunakan untuk adaptor, harganya 2ribu an.
5. Modiflah kabel UTP Cat-5 menjadi seperti bagan di bawah ini:



6. Siapkan juga isolasi untuk menembel hasil bedah kabel.

Dan kurang lebih screenshoot hasilnya adalah sbb:


Gbr. Access point yang catu powernya digabung dengan kabel UTP, Power Numpang Kabel yUtiPi (PoNuKaYu )


Gbr. AC Adapter untuk AP Linksys yag outputnya dilewatkan melalui kabel UTP.

Haha.. keisengan yang berawal dari ketidakmampuan membeli PoE dan ketidaktersedianya fasilitas PoE di switch maupun AP nya . Mohon maaf dalam hal ini saya mengabaikan rugi-rugi tegangan akibat Kabel power AP yang terlalu panjang (sepanjang kabel UTP). Selama ini sih AP saya fine-fine aja. Pokokna mah penting nyala wae tuh Access Point, udah .
posted by akromulfata @ 3:09 PTG   2 comments
RESET RADIO SENAO
Jumaat, 30 Mei 2008


Wifi merk senao outdor dengan type NOC-3220, NOC-8610 ext, EOC3220 ext, NL 2611 CB5 atau yang sejenis yang tidak dilengkapi tombol reset pada hardwarenya, cukup merepotkan kalau terjadi hang atau ada masalah konfigurasi atau administrator wifi lupa akan ip untuk konfigurasi, satu-satunya jalan hanya menggunakan port RS-232 (COM 1), banyak pertanyaan yang diajukan pada penulis tentang bagaimana caranya untuk mengembalikan konfigurasi defaultnya, bagi anda yang mengalami hal demikian, tidak usah bingung, disini akan kami tunjukkan caranya bagi yang belum tahu.

1. Cari kabel modem serial dengan connector RS-232 female pada dua sisinya

2. Buka baut yang menutup port serial pada wifi anda dan colokkan connector yang anda miliki dan disatu sisi colokkan ke port com1 pc anda

3. Gunakan menu Hyper terminal bagi anda pengguna windows 98, 2000, xp dengan cara klik Start –> Program —> Accessories –> Communications –>HyperTerminal

4. Buat koneksi baru dan isi dengan nama terserah anda

5. Pilih port COM sesuaikan dengan port com pc yang anda gunakan

6. Set baud rate pada 38400, data bits 8, parity none , stop bits 1 , flow control none

7. setelah terbuka jendela ketik “OK” tekan enter

8. tunggu beberapa saat sampai muncul tanda # pada jendela terminal

9. setelah muncul # ketik flash reset tekan enter

10. Setelah itu ketik reboot dan tekan enter.

11. Kalau tidak ada kesalahan maka konfigurasi wifi senao anda kembali seperti saat anda baru beli dari toko.

Selamat mencoba sakses untuk anda, sukses indonesiaku

posted by akromulfata @ 8:26 PTG   0 comments
SETTING MIKROTIK
Khamis, 8 Mei 2008

* pilihlah paket – paket dibawah ini untuk install OS Microtik :

System, dhcp, Advance Tools, RouTing, Security, Web – Proxy.

* ganti nama system sesuai dengan selera anda :

[admin@microtik] > system identity set name=warnet

Selanjutnya promt shell akan berubah menjadi :
Seperti yg anda inginkan :
[admin@warnet] >

* Ubahlah Password OS microtik anda dengan cara :

[admin@warnet] >user set admin password=………………………………

* aktivkan kedua Ethernet pada PC yang telah anda install OS Microtik :

[admin@warnet] >interface ethernet enable ether1
[admin@warnet] >interface ethernet enable ether2

* Berikan nama pada kedua ethernet untuk memudahkan konfigurasi :

[admin@warnet] >interface Ethernet set ether1 name=modem =====è Ethernet yg utk modem
[admin@warnet] >interface ethernet set ether2 name=local ===è Ethernet yg untuk ke HUB

* Masukan IP pada kedua landcard :

[admin@warnet] >ip address add interface=modem address= ( Diisi IP address dari ISP ) / netmask
[admin@warnet] >ip address add interface=lokal address= 192.168.0.1/255.255.255.0

* masukkan IP gateway yg di berikan dari ISP :

[admin@warnet] > ip route add gateway=10.11.1.1560

* SETTING DNS :

[admin@warnet] >ip dns set primary-dns=10.11.155.1secondary-dns=10.11.155.2

setelah itu coba ping semua IP yang telah di setting di atas.

[b][font="]KONFIGURASI FIREWALL DAN NETWORK
ip firewall nat add action=masquerade chain=srcnat
ip firewall filter add chain=input connection-state=invalid action=drop
ip firewall filter add chain=input protocol=udp action=accept
ip firewall filter add chain=input protocol=icmp action=accept
[font="]/ip firewall filter add chain=input in-interface=(ethernet card yg ke lan) action=accept
/ip firewall filter add chain=input in-interface=(ethernet card yg ke internet) action=accept

ip firewall filter add chain=input action=drop

ip web-proxy set enabled=yes src-address=0.0.0.0. port=8080 hostname=”" yahuu.net=yes parent-proxy=0.0.0.0:0 \
cache-administrator=”webmaster” max-object-size=4096KiB cache-drive=system max-cache-size=unlimited \
max-ram-cache-size=unlimited

ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128 /ip firewall nat add in-interface=modem
dst-port=80 protocol=tcp action=redirect
to-ports=3128 chain=dstnat dst-address=!192.168.0.1/24

================================================== ================

yang 3128 semuanya di ganti 8080 : caranya :

ip web-proxy set enable=yes
/ip web-proxy set port=3128
/ip web-proxy set max-cache-size=3145728 ( 3 kali total ram )
/ip web-proxy set hostname=”proxy.prima”
/ip web-proxy set allow-remote-requests=yes
/ip web-proxy set cache-administrator: “primanet.slawi@yahoo.com”
================================================== ================================================== ========
FILTERING :
http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/ip/filter.php/ ip firewall filter
add chain=input connection-state=invalid action=drop \comment=”Drop Invalid connections”
add chain=input connection-state=established action=accept \comment=”Allow Established connections”
add chain=input protocol=udp action=accept \ comment=”Allow UDP”
add chain=input protocol=icmp action=accept \ comment=”Allow ICMP”
add chain=input src-address=192.168.0.0/24 action=accept \ comment=”Allow access to router from known network”
add chain=input action=drop comment=”Drop anything else”

ANTI VIRUS UTK MICROTIK :
add chain=forward action=jump jump-target=virus comment=”jump to the virus chain” ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ +++++

add chain=forward protocol=icmp comment=”allow ping”add chain=forward protocol=udp comment=”allow udp”add chain=forward action=drop comment=”drop everything else”================================================== =====

SECURITY ROUTER MICROTIK ANDA :
/ ip firewall filteradd chain=input connection-state=established comment=”Accept established connections”add chain=input connection-state=related comment=”Accept related connections”add chain=input connection-state=invalid action=drop comment=”Drop invalid connections” add chain=input protocol=udp action=accept comment=”UDP” disabled=no add chain=input protocol=icmp limit=50/5s,2 comment=”Allow limited pings” add chain=input protocol=icmp action=drop comment=”Drop excess pings” add chain=input protocol=tcp dst-port=22 comment=”SSH for secure shell”add chain=input protocol=tcp dst-port=8291 comment=”winbox” # Edit these rules to reflect your actual IP addresses! # add chain=input src-address=159.148.172.192/28 comment=”From Mikrotikls network” add chain=input src-address=10.0.0.0/8 comment=”From our private LAN”# End of Edit #add chain=input action=log log-prefix=”DROP INPUT” comment=”Log everything else”add chain=input action=drop comment=”Drop everything else”
“http://wiki.mikrotik.com/wiki/Securing_your_router“
================================================== ========================================
SETTING KEAMANAN JARINGAN HANYA UNTUK LOKAL AREA ANDA :
/ip firewall filteradd chain=forward connection-state=established comment=”allow established connections” add chain=forward connection-state=related comment=”allow related connections”add chain=forward connection-state=invalid action=drop comment=”drop invalid connections”
add chain=virus protocol=tcp dst-port=135-139 action=drop comment=”Drop Blaster Worm” add chain=virus protocol=udp dst-port=135-139 action=drop comment=”Drop Messenger Worm” add chain=virus protocol=tcp dst-port=445 action=drop comment=”Drop Blaster Worm” add chain=virus protocol=udp dst-port=445 action=drop comment=”Drop Blaster Worm” add chain=virus protocol=tcp dst-port=593 action=drop comment=”________” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1024-1030 action=drop comment=”________” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1080 action=drop comment=”Drop MyDoom” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1214 action=drop comment=”________” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1363 action=drop comment=”ndm requester” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1364 action=drop comment=”ndm server” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1368 action=drop comment=”screen cast” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1373 action=drop comment=”hromgrafx” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1377 action=drop comment=”cichlid” add chain=virus protocol=tcp dst-port=1433-1434 action=drop comment=”Worm” add chain=virus protocol=tcp dst-port=2745 action=drop comment=”Bagle Virus” add chain=virus protocol=tcp dst-port=2283 action=drop comment=”Drop Dumaru.Y” add chain=virus protocol=tcp dst-port=2535 action=drop comment=”Drop Beagle” add chain=virus protocol=tcp dst-port=2745 action=drop comment=”Drop Beagle.C-K” add chain=virus protocol=tcp dst-port=3127-3128 action=drop comment=”Drop MyDoom” add chain=virus protocol=tcp dst-port=3410 action=drop comment=”Drop Backdoor OptixPro”add chain=virus protocol=tcp dst-port=4444 action=drop comment=”Worm” add chain=virus protocol=udp dst-port=4444 action=drop comment=”Worm” add chain=virus protocol=tcp dst-port=5554 action=drop comment=”Drop Sasser” add chain=virus protocol=tcp dst-port=8866 action=drop comment=”Drop Beagle.B” add chain=virus protocol=tcp dst-port=9898 action=drop comment=”Drop Dabber.A-B” add chain=virus protocol=tcp dst-port=10000 action=drop comment=”Drop Dumaru.Y” add chain=virus protocol=tcp dst-port=10080 action=drop comment=”Drop MyDoom.B” add chain=virus protocol=tcp dst-port=12345 action=drop comment=”Drop NetBus” add chain=virus protocol=tcp dst-port=17300 action=drop comment=”Drop Kuang2″ add chain=virus protocol=tcp dst-port=27374 action=drop comment=”Drop SubSeven” add chain=virus protocol=tcp dst-port=65506 action=drop comment=”Drop PhatBot, Agobot, Gaobot”
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++

#MatikanPort yang Biasa di pakai Spam :
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=135-139 protocol=tcp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=135-139 protocol=udp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=445 protocol=tcp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=445 protocol=udp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=593 protocol=tcp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=4444 protocol=tcp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=5554 protocol=tcp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=9996 protocol=tcp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=995-999 protocol=udp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=53 protocol=tcp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-port=55 protocol=tcp action=drop
/ip firewall filter add chain=forward dst-p

diatas di cek di websitenya lagi : http://www.mikrotik.com/documentation/manual_2.7/
http://www.mikrotik.com/docs/ros/2.9/ip/webproxy

lihat di system resource
dan 2/3 dari system resource di gunakan atau di alokasikan untuk : system resource print

************************************************** ******************************************
Graphing /tool graphing set store-every=hour[admin@MikroTik] tool graphing> print store-every: hour[admin@MikroTik] tool graphing> [admin@MikroTik] tool graphing interface> add interface=ether1 \allow-address=192.168.0.0/24 store-on-disk=yes[admin@MikroTik] tool graphing interface> printFlags: X - disabled # INTERFACE ALLOW-ADDRESS STORE-ON-DISK 0 ether1 192.168.0.0/24 yes[admin@MikroTik] tool graphing interface> [admin@VLP InWay] tool graphing> export
# oct/12/2005 09:51:23 by RouterOS 2.9.5
# software id = 1TLC-xxx
#
/ tool graphing
set store-every=5min
/ tool graphing queue
add simple-queue=all allow-address=10.8.2.99/32 store-on-disk=yes allow-target=yes disabled=no
/ tool graphing resource
add allow-address=0.0.0.0/0 store-on-disk=yes disabled=no
/ tool graphing interface
add interface=Inway allow-address=0.0.0.0/0 store-on-disk=yes disabled=no
add interface=LAN allow-address=0.0.0.0/0 store-on-disk=yes disabled=no
add interface=DMZ allow-address=0.0.0.0/0 store-on-disk=yes disabled=no
posted by akromulfata @ 4:34 PTG   2 comments
CARA RESET RADIO CANOPY
Jumaat, 2 Mei 2008



Sebenernya sih ini cuma untuk inget2an gw aja ,takut lupa susunan kabel reset untuk Radio Canopy….Kan kalo untuk SmartBridges cuma di POE nya doank yg di pencet kalo di Canopy pake kabel tambahan…..

Disatu sisis kabel tak usah di beri Konektor dengan susunan warna HIJAU DAN BIRU di SAtukan atau dulilitkan jadi satu dan kabel lainnya di biarkan dan jangan sampai menyatu…kemudian di satu sisi di beri konektor dengan 6 pin dimana susunannya adalah : Putih Orange + Orange + Putih Ijo + Biru +Putih Biru + Ijo ,dan 2 kabel lainnya yaitu p.coklat+Coklat di biarkan saja….

Setelah jadi kabel resetnya cara meresetnta adalah dengan memasang kabel reset tersebut di Port yg ada di sebelah kanan Canopy yg bukan untuk Ethernet,tapi ingat jangan di sambungkan ke Komp atau ke power dulu…setelah kabel reset di pasang kemudian pasang kabel yg ke Switch atau Komp yg di pasang di Port Ethernet yg di Canopy ..setelah itu baru Power nya di sambungkan…maka IP radi canopy anda akan kembali ke Default nya atau standart nya…yaitu : 169.254.1.1…dan selesai…. D
posted by akromulfata @ 5:57 PG   0 comments
TENTANG SAYA

Name: akromulfata
Home: Cilacap, centra java, Indonesia
About Me: Mahasiswa D3 Teknisi Jardiknas
See my complete profile
STATUS ADMIN
POST SEBELUMNYA
ARSIP
Links
Powered by

Free Blogger Templates

BLOGGER

RILEX KU

zwani.com myspace graphic comments
Myspace Animated Comments

© 2008 Web Blog Akromulfata Template by akromulfata.blogspot.com